February 01, 2017

Ganti Nomor Whatsapp Kamu dengan Nomor US

Loh, ada di US bro? Begitu kira-kira pertanyaan dari penghuni group ketika kita mengganti nomor whatsapp dari nomor Indonesia ke nomor US. Untuk yang belum tau, +62 itu kode nomor handphone untuk negara Indonesia, sedangkan +1 itu untuk negara US (United States). Ketika seseorang berganti nomor di whatsapp mis. nomor US, asumsi pertama tentunya berpikir orang tersebut sekarang menggunakan nomor baru tersebut dan sedang berada di amerika. Atau setidaknya sempat mengunjungi negara tersebut untuk berlibur misalnya, dan tetap menggunakan nomor itu sebagai nomor WA-nya. Padahal tidak harus berada di US untuk bisa menggunakan nomor US 🙂


Umumnya kita semua menggunakan nomor handphone asli untuk nomor whatsapp, asli disini dalam arti nomor handphone betulan dengan menggunakan simcard betulan. Alasannya sederhana, karena ketika kita registrasi di whatsapp maka whatsapp akan mengirimkan SMS sebagai konfirmasi bahwa nomor tersebut adalah nomor kita. Whatsapp akan mengirimkan 6 digit kode, apabila kita bisa verifikasi kode tersebut maka proses registrasi akan berhasil. Apabila kita menggunakan simcard asli bahkan whatsapp akan secara otomatis melakukan validasi ketika kita menerima SMS melalui jaringan GSM, namun apabila tidak maka kita bisa memasukan secara manual. Nah, ini kuncinya. Asalkan kita bisa memasukan nomor yang bisa menerima SMS whatsapp, maka whatsapp akan menerima nomor tersebut.
Sebenarnya untuk menerima SMS tidak harus pakai nomor operator sungguhan, kita bisa memanfaatkan provider VoIP (Voice Over IP). Banyak sekali provider serupa, setahu saya di Indonesia operator telekomunikasi juga mulai menawarkan servis VoIP yaitu smartcall dari Smart Telecom. Namun perlu diketahui juga bahwa tidak semua provider VoIP bisa registrasi di whatsapp, whatsapp akan menjawab bahwa nomor tersebut bukanlah nomor handphone dan tidak bisa digunakan. Mungkin whatsapp memiliki semacam blacklist ketika nomor yang dimasukan diketahui nomor VoIP maka akan di tolak.
Agar mempermudah cukup banyak provider VoIP yang juga menyediakan apps untuk IOS ataupun android. Diantaranya Talkatone dan Textnow. Untuk talkatone dan textnow ketika kita signup (gratis) maka akan secara otomatis diberikan nomor US (+1 xxx xxx). Nomor tersebut bisa menerima SMS, dan nomor tersebut bisa langsung dipakai untuk signup di aplikasi seperti whatsapp ataupun telegram. Coba saja pakai untuk nomor telegram kamu, nanti akan dikirim SMS konfirmasi, masukan kodenya, dan nomor kamu akan berubah disemua group telegram. Paling nanti temen-temen kamu akan bertanya “loh, di US sekarang?”, padahal registrasinya sambil ngopi di warung deket rumah hehehe…
Menariknya beberapa aplikasi VoIP tersebut kualitasnya cukup bagus dan bisa menerima telepon juga. Ketika registrasi di Talkatone, dapat 10 talkatone credit, dan bisa di telepon dari mana saja. Tambah lagi tuh fasilitas untuk gaya, ketika temen mau konfirmasi nomor tersebut dan mencoba telepon maka kita tinggal angkat telepon nya. Aplikasi tersebut bekerja melalui internet, jadi sama saja seperti whatsapp call. Selama kita terhubung dengan internet maka aplikasi tersebut dapat menerima telepon. Namun apabila kita ingin telepon menggunakan nomor tersebut (outgoing call), maka harus membeli sejumlah credit.
Alasan utama saya pakai nomor lain selain nomor telepon pribadi untuk whatsapp lebih kepada masalah privacy. Semua orang tahu bahwa pengguna whatsapp bisa menambahkan nomor siapapun kedalam sebuah group asalkan tahu nomornya. Kebanyakan orang sekarang menggunakan nomor telepon pribadinya untuk whatsapp, ketika kita join group tentunya ada beragam orang, dan beberapa diantaranya mungkin group yang berisi orang-orang asing yang tidak kita kenal sama sekali. Orang-orang tersebut bisa saja memiliki ‘kemampuan’ tertentu untuk usilin nomor handphone kita. ‘Kemampuan’ ini misalnya apabila ada oknum engineer telekomunikasi maka mereka bisa membaca isi SMS. Bayangkan apabila nomor pribadi kita di intip sementara nomor tersebut kita gunakan untuk berbagai keperluan pribadi seperti berkomunikasi dengan client, keluarga tercinta, ataupun nomor telepon untuk keperluan bank. Bisa saja ada orang usil yang membaca isi SMS kita untuk tau berapa gaji kita melalui SMS banking yang biasanya dikirim akhir bulan. Atau membaca apa saja komunikasi kita dengan client tertentu. Beneran bisa begitu? Tanya saja sama rekan yang bekerja di telekomunikasi, apabila ada engineer yang tidak memperdulikan work ethics apakah kira-kira bisa melakukan hal demikian? 🙂
‘Kemampuan’ lain misalnya sales sebuah produk, bisa saja mengumpulkan data nomor telepon untuk melakukan promosi produknya. Saya termasuk kategori orang yang sangat memperhatikan privasi, sebisa mungkin tidak memberikan nomor telepon pribadi apalagi ditempat umum seperti mall. Dengan semakin maraknya media sosial sekarang ini maka sudah seharusnya kita lebih menjaga privasi termasuk diantaranya nomor telepon pribadi. Kenapa tidak menggunakan nomor lain saja yang ada wujud simcard nya? Alasannya karena memaintain nomor asli cenderung tidak mudah. Apabila cuma untuk nomor telepon kedua kita tentunya akan memilih nomor-nomor prabayar (prepaid), nomor-nomor tersebut memiliki batas expired sehingga kita harus senantiasa melakukan isi ulang pulsa agar nomor tersebut tidak expired. Dengan menggunakan nomor VoIP, beberapa provider memungkinkan kita untuk memaintain nomor tersebut dengan harga jauh lebih murah. Biaya langganan selama setahun misalnya, tidak lebih dari $10. Alasan lain tentunya kita harus menggunakan lebih dari satu handphone apabila menggunakan simcard asli, kalau cuma punya satu handphone ya harus gonta-ganti simcard. Repot kan? Bandingkan dengan VoIP yang cukup melalui apps, kita bisa punya 10 nomor berbeda di satu handphone. Efisien toh?
Keuntungan lain menggunakan nomor VoIP adalah apabila kita bepergian keluar negeri maka cenderung jauh lebih murah untuk menerima telepon karena tidak kena biaya roaming. Solusi VoIP juga akan lebih murah untuk phone banking, misalnya kita registrasi nomor telepon Indonesia untuk bank sementara kita tinggal diluar negeri tapi kita tetap ingin nomor Indonesia tersebut tetap aktif dan bisa dihubungi oleh bank. Kebayang tidak apabila nomor tersebut dihubungi oleh bank sementara kita kena biaya roaming? Mahal banget.
VoIP akan semakin banyak digunakan kedepannya seiring dengan semakin mudahnya akses internet. Saya sendiri ketika telepon dari Qatar ke Indonesia sekarang lebih memilih pakai aplikasi semacam whatsapp, somehow kualitas suaranya jauh lebih bersih daripada menggunakan fasilitas operator telekomunikasi.
Untuk pebisnis juga ada keuntungan lain terutama apabila memiliki rekanan di negara-negara luar Indonesia seperti US ataupun UK. Rekanan tersebut tidak perlu melakukan telepon internasional apabila kita sedang berada di Indonesia, mereka bisa menghubungi nomor US ataupun UK kita dan kita bisa menjawab melalui aplikasi VoIP tanpa biaya roaming. Beberapa provider VoIP juga menyediakan nomor-nomor cantik (elite) untuk keperluan bisnis, berikut salah satu nomor cantik untuk negara Perancis.
Untuk saat ini provider VoIP umumnya memberikan nomor US dan UK, tapi dalam waktu dekat nomor telepon negara lain juga bisa diberikan, kita tunggu saja.
Jadi buat kalian yang peduli dengan masalah privacy bisa dicoba pakai nomor VoIP terutama untuk beragam aktivitas online. Never ever share your personal / private number with stranger!

Budayakan tinggalkan jejak :D
Komentar dengan link aktif = Auto delete
EmoticonEmoticon