Saat ini kita berada pada era dimana layar beresolusi tinggi menjadi trend dimana-mana. Nggak cuman di PC seperti laptop atau AIO saja, tablet dan smartphone aja banyak yang sudah beresolusi 2K!
Jangan heran jika akhirnya konten media seperti video ataupun foto
kini juga banyak yang disediakan dalam resolusi tinggi. Penggunaan kuota
internet pun semakin boros dari waktu ke waktu.
Karena itulah Google Research akhirnya memperkenalkan teknologi machine learning terbaru mereka yang bernama RAISR. Bukan Raisa loh ya..tapi RAISR (Rapid and Accurate Image Super-Resolution).
RAISR ini mampu memanipulasi foto dengan resolusi rendah untuk
ditampilkan dalam kualitas seperti beresolusi tinggi, tetapi tetap dalam
ukuran gambar yang kecil.
Cara kerjanya adalah ketika kamu mengakses foto beresolusi tinggi
dengan ukuran file besar, maka yang diberikan adalah foto beresolusi
lebih rendah hingga 1/4 nya. Tetapi saat ditampilkan di perangkat,
algoritma RAISR akan menyulap kualitasnya sehingga tampak seperti resolusi tinggi dengan ukuran file yang tetap kecil.
Google menyatakan bahwa teknologi RAISR ini lebih baik dari teknologi super-resolusi lain yang tersedia saat ini, 10 hingga 100 kali lebih cepat, serta bisa dijalankan di perangkat mobile secara real-time.
Saat ini RAISR masih dalam tahap uji coba dan masih dijalankan secara
terbatas di Google Plus serta beberapa smartphone Android. Namun
demikian, RAISR saat ini sudah memproses hingga 1 milyar gambar per
minggu.
Google
menyatakan akan segera menggunakan teknologi RAISR ini di berbagai
layanan lainnya. Bukan tidak mungkin browser Google Chrome, Google
Search, Gmail, atau layanan Google lainnya bakal ditambahkan fitur
canggih ini.
Jika teknologi ini matang dan akhirnya menjadi trend yang diadopsi
banyak pihak, maka akan terjadi penghematan penggunaan kuota internet
dan bandwith hingga 3x lipat!
Luar biasa kan?
Budayakan tinggalkan jejak :D
Komentar dengan link aktif = Auto delete
EmoticonEmoticon